5 Alasan Cewek Menikah Muda

5 Alasan Cewek Menikah Muda

“Wah laksana adik kakak saja,” ujar saya untuk seorang ibu muda yang sedang hangout dengan anak remajanya. Wajah ibu yang usianya belum tiga puluh tahun tersebut merona merah muda. Bahagia sekali. Dari pemantauan saya terhadap teman-teman yang menikah muda, saya menemukan 5 dalil inilah yang menciptakan cewek menyimpulkan untuk menikah muda. Simak baik-baik, ya!

5 Alasan Cewek Menikah Muda
5 Alasan Cewek Menikah Muda

1. Daripada berdosa, diomongin tetangga, ujung-ujungnya justeru menjomblo lama

Menurut Judibolawin Jujur sekali cewek ini. Ketimbang jatuh dalam dosa perzinaan, cewek ini memilih menikah segera sesudah lulus SMA. Suaminya yang bertubuh atletis memang telah matang secara umur dan mapan secara ekonomi. Tunggu apa lagi? Belum lama ini saya bertemu pulang dengan pasutri ini. Mereka tambah happy dengan kids zaman now yang mereka miliki.

2. Menikah buat beberapa orang itu dapat menuntaskan segalanya

Apa maksudnya? Ternyata dia hendak segera memperbanyak anak-anaknya dan bebas kembali. “Saya hendak jalan-jalan keliling dunia,” ujar istri usahawan ini. Kerinduannya menjadi kenyataan. Setiap kali dia meng-upload fotonya di Instagram, pasutri yang terlihat jauh lebih muda ketimbang umur mereka yang sebetulnya ini tidak jarang sekali keliling dunia. “Saya hendak mengunjungi masing-masing negara yang terdapat di globe,” ujarnya tanpa bermaksud menyombongkan diri. Entah telah berapa puluh negara yang dia kunjungi.

3. “Ya, memangnya inginkan nunggu lagipula sih?”

Jawaban ini meluncur dari seorang yang bahkan tidak menuntaskan SMA-nya. Segera sesudah pesta sweet seventeen-nya, dia married dengan seorang atlet yang punya bisnis bahan bangunan. “Gua telah siap bermunculan batin kok!” ujarnya. Mereka beruntung. Meskipun menikah muda, namun sebab orang tua yang menyokong dan lingkungan yang menyemangati, mereka dapat berlayar di lautan yang tidak tidak jarang kali tenang. Saat bertemu di suatu acara, mereka terlihat mesra.

4. Kalau kelamaan, nanti justeru putus dan mesti berusaha sendirian

Kalau yang ini terbit dari mulut seorang yang telah pacaran sejak ruang belajar 6 SD. Era cinta monyetnya tidak sedikit diwarnai putus-sambung sampai-sampai dia bosan. “Jika sudah sreg, kenapa tidak menikah?” ujarnya balik menggugat. Rupanya dia trauma dengan hancurnya relasi ketika masih belum jadi. Oleh karena itu, begitu merasa cocok, dia langsung berkata, I do saat pacarnya melamarnya. Apalagi kedua orang tua telah saling menyetujui. Why not?

5. Nggak mau terlampau pemilih, yang urgen saling cinta dan inginkan menerima

“Jangan terlampau picky, nanti anda malah bisa hello kitty!”

Kalimat di atas adalahujaran seorang cewek yang rambutnya dicat warna-warni. Ternyata yang dimaksud hello kitty bukan sesama gadis, tetapi lelaki yang berbadan giant tapi punya hati hello kitty! Oh, begitu ya? Belakangan dia memang menemukan seorang cowok yang tidak hanya berbadan ala Ade Rai, melainkan pun punya sikap yang gentleman. Wah, buat iri mereka yang masih menjomblo aja.

Nah, jadi terdapat banyak dalil kan untuk cewek guna menikah muda. Asal telah siap bermunculan dan batin, dan tidak menyalahi hukum di Indonesia, kenapa tidak? Jika jalan telah rapi, kenapa tidak mulai meniti? Jika masa mendatang sudah mapan, kenapa harus menanti?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *